Selasa, 05 November 2013

Lingkungan Basis Data

Pendahuluan
  • Latar Belakang
     Basis data terdiri dari dua kata yaitu basis dan data. Basis dapat diartikan sebagai tempat berkumpul, markas atau sarang, sedangkan data suatu fakta dari dunia nyata yang mewakili suatu objek seperti kaset ( lagu, penyanyi, pencipta dan lain-lain ) atau kendaraan (mobil, motor, bus, dan lain-lain). Basis data dan lemari kaset memiliki prinsip kerja dan tujuan yang sama, yaitu pengaturan, kemudahan dan kecepatan dalam pengambilan suatu objek.

      Pengaturan yang dilakukan pada lemari kaset merupakan pengaturan secara manual di mana pengaturan tersebut dapat diaplikasikan dalam ke dalam suatu data abstrak yang berisi karakteristik dari suatu kaset dan disimpan didalam suatu basis data atau tempat penyimpanan data tau file. Sehingga perbedaannya ada pada media penyimpanannya. Basis data menggunakan media penyimpanan elektronis sedangkan kaset menggunakan lemari untuk media penyimpanannya. Perbedaan ini akan mengakibatkan perbedaan-perbedaan lainnya seperti jenis metode / cara yang digunakan dalam upaya penyimpanan atau jumlah yang akan disimpan.
     Sebuah basis data dapat dipandang sebagai suatu jenis filing cabinet elektronik yang disebut juga sebuah tempat penyimpanan untuk files data yang terkomputerisasi.

Jumat, 25 Oktober 2013

Akuntansi



                                                                AKUNTANSI 


      Akuntansi adalah ilmu tentang keuangan,blog ini akan membahas tentang:
1.Pengertian akuntansi
2.Sejarah akuntansi dan akuntansi Modern
3.Laporan Akuntansi
4.Siklus akuntansi -Jasa
                            -Dagang


            Akuntansi adalah pengukuran, penjabaran, atau pemberian kepastian mengenai informasi yang akan membantu manajer, investor, otoritas pajak dan pembuat keputusan lain untuk membuat alokasi sumber daya keputusan di dalam perusahaan, organisasi, dan lembaga pemerintah. Akuntansi adalah seni dalam mengukur, berkomunikasi dan menginterpretasikan aktivitas keuangan. Secara luas, akuntansi juga dikenal sebagai "bahasa bisnis".Akuntansi bertujuan untuk menyiapkan suatu laporan keuangan yang akurat agar dapat dimanfaatkan oleh para manajer, pengambil kebijakan, dan pihak berkepentingan lainnya, seperti pemegang saham, kreditur, atau pemilik. Pencatatan harian yang terlibat dalam proses ini dikenal dengan istilah pembukuan. Akuntansi keuangan adalah suatu cabang dari akuntansi dimana informasi keuangan pada suatu bisnis dicatat, diklasifikasi, diringkas, diinterpretasikan, dan dikomunikasikan. Auditing, satu disiplin ilmu yang terkait tapi tetap terpisah dari akuntansi, adalah suatu proses dimana pemeriksa independen memeriksa laporan keuangan suatu organisasi untuk memberikan suatu pendapat atau opini - yang masuk akal tapi tak dijamin sepenuhnya - mengenai kewajaran dan kesesuaiannya dengan prinsip akuntansi yang berterima umum.
     Praktisi akuntansi dikenal sebagai akuntan. Akuntan bersertifikat resmi memiliki gelar tertentu yang berbeda di tiap negara. Contohnya adalah Chartered Accountant (FCA, CA or ACA), Chartered Certified Accountant (ACCA atau FCCA), Management Accountant (ACMA, FCMA atau AICWA), Certified Public Accountant (CPA), dan Certified General Accountant (CGA). Di Indonesia, akuntan publik yang bersertifikat disebut CPA Indonesia (sebelumnya: BAP atau Bersertifikat Akuntan Publik).




Sejarah Akuntansi



            Akuntansi sebagai suatu seni yang mendasarkan pada logika matematik - sekarang dikenal sebagai “pembukuan berpasangan” (double-entry bookkeeping) - sudah dipahami di Italia sejak tahun 1495 pada saat Luca Pacioli (1445 - 1517), yang juga dikenal sebagai Friar (Romo) Luca dal Borgo, mempublikasikan bukunya tentang “pembukuan” di Venice. Buku berbahasa Inggris pertama diketahui dipublikasikan di London oleh John Gouge atau Gough pada tahun 1543.
Sebuah buku ringkas menampilkan instruksi akuntansi juga diterbitkan pada tahun 1588 oleh John Mellis dari Southwark, yang termuat perkataanya, "I am but the renuer and reviver of an ancient old copie printed here in London the 14 of August 1543: collected, published, made, and set forth by one Hugh Oldcastle, Scholemaster, who, as appeareth by his treatise, then taught Arithmetics, and this booke in Saint Ollaves parish in Marko Lane." John Mellis merujuk pada fakta bahwa prinsip akuntansi yang dia jelaskan (yang merupakan sistem sederhana dari masukan ganda/double entry) adalah "after the forme of Venice".
Pada awal abad ke 18, jasa dari akuntan yang berpusat di London telah digunakan selama suatu penyelidikan seorang direktur South Sea Company, yang tengah memperdagangkan bursa perusahaan tersebut. Selama penyelidikan ini, akuntan menguji sedikitnya dua buku perusahaan para. Laporannya diuraikan dalam buku Sawbridge and Company, oleh Charles Snell, Writing Master and Accountant in Foster Lane, London. Amerika Serikat berhutang konsep tujuan Akuntan Publik terdaftar pada Inggris yang telah memiiki Chartered Accountant di abad ke 19.




Akuntansi modern

              Prinsip inti akuntansi keuangan modern ada pada sistem pembukuan berpasangan. Sistem ini meliputi pembuatan paling tidak dua masukan untuk setiap transaksi: satu debit pada suatu akun, dan satu kredit terkait pada akun lain. Jumlah keseluruhan debit harus selalu sama dengan jumlah keseluruhan kredit. Cara ini akan memudahkan pemeriksaan jika terjadi kesalahan. Cara ini diketahui pertama kali digunakan pada abad pertengahan di Eropa, walaupun ada pula yang berpendapat bahwa cara ini sudah digunakan sejak zaman Yunani kuno.
Kritik mengatakan bahwa standar praktik akuntansi tidak banyak berubah sejak dulu. Reformasi akuntansi dalam berbagai bentuk selalu terjadi pada tiap generasi untuk mempertahankan relevansi pembukuan dengan aset kapital atau kapasitas produksi. Walaupun demikian, hal ini tidak mengubah prinsip-prinsip dasar akuntansi, yang memang diharapkan tidak bergantung pada pengaruh ekonomi seperti itu.
Akuntansi sebagai suatu seni yang mendasarkan pada logika matematik - sekarang dikenal sebagai “pembukuan berpasangan” (double-entry bookkeeping) - sudah dipahami di Italia sejak tahun 1495 pada saat Luca Pacioli (1445 - 1517), yang juga dikenal sebagai Friar (Romo) Luca dal Borgo, mempublikasikan bukunya tentang “pembukuan” di Venice. Buku berbahasa Inggris pertama diketahui dipublikasikan di London oleh John Gouge atau Gough pada tahun 1543. 

      Sebuah buku ringkas menampilkan instruksi akuntansi juga diterbitkan pada tahun 1588 oleh John Mellis dari Southwark, didalamnya memuat perkataannya, "I am but the renuer and reviver of an ancient old copie printed here in London the 14 of August 1543: collected, published, made, and set forth by one Hugh Oldcastle, Scholemaster, who, as appeareth by his treatise, then taught Arithmetics, and this booke in Saint Ollaves parish in Marko Lane." John Mellis merujuk pada fakta bahwa prinsip akuntansi yang dia jelaskan (yang merupakan sistem sederhana dari masukan ganda/double entry) adalah "after the forme of Venice".
Pada awal abad ke 18, jasa dari akuntan yang berpusat di London telah digunakan dalam suatu penyelidikan seorang direktur South Sea Company, yang tengah memperdagangkan bursa perusahaan tersebut. Selama penyelidikan ini, akuntan menguji sedikitnya dua buku perusahaan para. Laporannya diuraikan dalam buku Sawbridge and Company, oleh Charles Snell, Writing Master and Accountant in Foster Lane, London. Amerika Serikat berhutang konsep tujuan Akuntan Publik terdaftar pada Inggris yang telah memiiki Chartered Accountant di abad ke 19.
 

Laporan akuntansi

Akuntansi disebut sebagai bahasa bisnis karena merupakan suatu alat untuk menyampaikan informasi keuangan kepada pihak-pihak yang memerlukannya. Semakin baik kita mengerti bahasa tersebut, maka semakin baik pula keputusan kita, dan semakin baik kita di dalam mengelola keuangan.  Untuk menyampaikan informasi-informasi tersebut, maka digunakanlah laporan akuntansi atau yang dikenal sebagai laporan keuangan. Laporan keuangan suatu perusahaan biasanya terdiri atas empat jenis laporan, yaitu neraca, laporan laba rugi, laporan perubahan modal, dan laporan arus kas.
  • Neraca, adalah suatu daftar sistematis yang memuat informasi mengenai aktiva, utang dan modal suatu perusahaan pada akhir periode tertentu. Disebut sebagai daftar yang sistematis, karena neraca disusun berdasarkan urutan tertentu. Dalam neraca dapat diketahui berapa jumlah kekayaan perusahaan, kemampuan perusahaan membayar kewajiban serta kemampuan perusahaan memperoleh tambahan pinjaman dari pihak luar. Selain itu juga dapat diperoleh informasi tentang jumlah utang perusahaan kepada kreditur dan jumlah investasi pemilik yang ada di dalam perusahaan tersebut.
  • Laporan laba rugi, adalah ikhtisar mengenai pendapatan dan beban suatu perusahaan untuk periode tertentu, sehingga dapat diketahui laba yang diperoleh dan rugi yang dialami.
  • Laporan perubahan modal, adalah laporan yang menunjukkan perubahan modal untuk periode tertentu, mungkin satu bulan atau satu tahun. Melalui laporan perubahan modal dapat diketahui sebab-sebab perubahan modal selama periode tertentu.
  • Laporan arus kas, dengan adanya laporan ini pemakai laporan keuangan dapat mengevaluasi perubahan aktiva bersih perusahaan, struktur keuangan (termasuk likuiditas dan solvabilitas) dan kemampuan perusahaan di dalam menghasilkan kas dimasa mendatang.

Siklus Akuntansi

Siklus Perusahaan jasa

 

Perusahaan jasa

Untuk membuat Laporan Keuangan, khususnya perusahaan jasa terdapat delapan langkah, yang dikenal dengan Siklus Akuntansi. kedelapan langkah tersebut adalah:
  1. Transaksi keuangan
  2. Mencatat segala transaksi keuangan, berdasarkan bukti asli transaksi, dalam satu periode akuntansi
  3. Membuat Jurnal Umum berdasarkan catatan no.2
  4. Membuat Buku Besar
  5. Membuat Jurnal Penyesuaian
  6. Membuat Laporan Keuangan: Laporan Laba rugi, Neraca, dan Leporan Perubahan Modal
  7. Membuat Jurnal Penutup
  8. Membuat Neraca Saldo setelah penutupan


Siklus Perusahaan jasa

Perusahaan dagang

Untuk perusahaan dagang, sebenarnya juga hampir sama tetapi ada tambahan lain. Langkah-langkah tersebut adalah:
  • Tahap Pencatatan
  1. Transaksi (Transaksi Internal dan Transaksi Eksternal)
  2. Pengumpulan Bukti Transaksi
  3. Mencatat ke dalam Jurnal Umum, Jurnal Khusus dan ke dalam Buku Besar Pembantu
  4. Merekapitulasi Jurnal Umum dan Jurnal Khusus
  5. Posting ke Buku Besar
  • Tahap Pengikhtisaran
  1. Membentuk Neraca Saldo
  2. Menyusun Ayat Jurnal Penyesuaian
  3. Membentuk Kertas Kerja (Worksheet) dalam bentuk Neraca Lajur
  • Tahap Pelaporan Keuangan
  1. Menyusun Laporan Keuangan
    1. Laporan Laba Rugi
    2. Laporan Perubahan Modal
    3. Laporan Neraca
    4. Laporan Arus Kas
  1. Menyusun Ayat Jurnal Penutup
  2. Membentuk Neraca Saldo setelah Penutupan
  3. Menyusun Ayat Jurnal Pembalik







 Referensi:
http://id.wikipedia.org/wiki/Akuntansi



Kamis, 10 Oktober 2013

Pengantar Basis Data

STRUKTUR ORGANISASI BEM D3 BISNIS dan KEWIRAUSAHAAN
 
BEM merupakan organisasi mahasiswa intra kampus yang merupakan lembaga eksekutif di tingkat Universitas/Institut/Sekolah Tinggi. Dalam melaksanakan program-programnya, umumnya BEM memiliki beberapa departemen. Manfaat BEM adalah menjadi wadah dari seluruh mahasiswa untuk mengembangkan bakat dan kemampuan yang dimiliki agar menjadi mahasiswa yang memiliki kekayaan di bidang ilmu pengetahuan , kesenian dan lain sebagainya. BEM juga sebagai jembatan penghubung antara mahasiswa dan lembaga, jadi BEM berfungsi sebagai sarana mahasiswa untuk menyalurkan sumbang saran dan aspirasinya kepada pihak lembaga untuk mewujudkan kesejahteraan di lingkungan kampus. 
            Dalam suatu organisasi BEM pasti banyak sekali data-data. Data-data tersebut antara lain data para anggota, data keuangan, data surat-surat, data agenda kegiatan. Maka, dibuatlah sistem informasi BEM. Sistem informasi BEM digunakan untuk mempermudah dalam pengelolaan data pada organisasi BEM. Sistem ini tentunya sudah menggunakan metode komputerisasi. Karena dengan penggunaan metode komputerisasi, proses pengimputan data, proses pengambilan data maupun proses pengupdate data sangat mudah, cepat dan akurat.
Objek yang dipakai
1.      Pembina BEM
2.      Presiden BEM
3.      Wakil Presiden BEM
4.      Sekretaris
5.      Bendahara
6.      Kadiv. Pendidikan
7.      Kadiv. Infokom
8.      Kadiv. Seni dan Olahraga
9.      Kadiv. Sosial
Penentuan Entitas
1.      Pembina BEM             : Menyimpan Informasi identitas dari anggota BEM
2.      Presiden BEM             : Menyimpan Informasi identitas dan agenda dari anggota BEM
3.      Wakil Presiden BEM  : Menyimpan Informasi identitas dan agenda dari anggota BEM
4.      Sekretaris                    : Menyimpan Informasi tentang surat-surat penting untuk organisasi
5.      Bendahara                   : Menyimpan Informasi tentang data keuangan BEM
6.      Kadiv. Pendidikan      : Menyimpan Informasi tentang data seminar pendidikan
7.      Kadiv. Infokom          : Menyimpan Informasi tentang data anggota dan relasi-relasi
8.      Kadiv. Seni & Olahraga: Menyimpan Informasi tentang acara turnamen dan pentas seni
9.      Kadiv. Sosial               : Menyimpan Informasi tentang data acara-acara sosial
Penentuan Atribut
1.      Pembina BEM : kd_pembina char(10) primary key, nama_pembina varchar(30), alamat_pembina varchar(50), No.telepon_pembina varchar(12),email_pembina varchar(25)
2.      Presiden BEM : kd_presidenBEM char(10) primary key, nama_presiden varchar(30), alamat_presidenBEM varchar(50), NPM varchar(8), No.telepon_presidenBEM varchar(12),email_presidenBEM varchar(25)
3.      Wakil Presiden BEM : kd_wakilpresidenBEM char(10) primary key, nama_wakilpresiden varchar(30), alamat_wakilpresidenBEM varchar(50), NPM varchar(8), No.telepon_wakilpresidenBEM varchar(12),email_wakilpresidenBEM varchar(25)
4.      Sekretaris : kd_sekretarisBEM char(10) primary key, nama_sekretaris varchar(30), alamat_sekretarisBEM varchar(50), NPM varchar(8), No.telepon_sekretarisBEM varchar(12), email_sekretarisBEM varchar(25)
5.      Bendahara : kd_bendaharaBEM char(10) primary key, nama_bendahara varchar(30), alamat_bendaharaBEM varchar(50), NPM varchar(8), No.telepon_bendaharaBEM varchar(12), email_bendaharaBEM varchar(25)
6.      Kadiv. Pendidikan : kd_Kadiv. pendidikan char(10) primary key, nama_Kadiv. Pendidikan varchar(30), alamat_Kadiv. Pendidikan varchar(50), NPM varchar(8), No.telepon_Kadiv. Pendidikan varchar(12), email_ Kadiv.Pendidikan varchar(25)
7.      Kadiv. Infokom : kd_Kadiv. Infokom char(10) primary key, nama_Kadiv. Infokom varchar(30),alamat_Kadiv.Infokom varchar(50), NPM varchar(8), No.telepon_Kadiv.Infokom varchar(12), email_Kadiv.Infokom varchar(25)
8.      Kadiv. Seni dan Olahraga : kd_Kadiv.Seni dan Olahraga char(10) primary key, nama_Kadiv. Seni dan Olahraga varchar(30), alamat_Kadiv.Seni dan Olahraga varchar(50), NPM varchar(8), No.telepon_Kadiv.Seni dan Olahraga varchar(12), email_Kadiv. Seni dan Olahraga varchar(25)
9.      Kadiv. Sosial : kd_Kadiv. Sosial char(10) primary key, nama_Kadiv. Sosial  varchar(30), alamat_Kadiv. Sosial varchar(50), NPM varchar(8), No.telepon_Kadiv.Sosial varchar(12), email_Kadiv.Sosial varchar(25)
Contoh nilai data dari Atribut:
·         Nama          : Bagus Oktara
Alamat        : Jl.Margonda no.19a
NPM           : 45632145
No. Telepon: 089765124567
Email           : BagusOktara@yahoo.com
·         Nama           : Sandi Sandoro
Alamat         : Jl.Sudirman no.23
NPM            : 53467457
No.telepon   : 085678098612
Email           : Sandi_sannn@gmail.com
·         Nama           : Amalia Hastari
Alamat        : Jl. KH.noer ali no.12
NPM           : 27654785
No.telepon  : 081356981456
Email         : Hastariamaelia@yahoo.co.id
 
·         Nama         : Dian Sari
Alamat       : Jl. Makmur no.34
NPM          : 12567843
No.telepon : 087734569812
Email          : Sari_Dian@yahoo.co.id
·         Nama          : Erna Wati
Alamat        : Jl.Abadi no.20
NPM           : 34521789
No.telepon  : 085643264313
Email          : Ernawati@yahoo.com